LOCAL TOURISM DASHBOARD SEBAGAI PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PIMPINAN

Posted by Admin in Global Research on Mar 18, 2020

Pariwisata sudah ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai leading sector pembangunan ekonomi nasional. Sektor pariwisata Indonesia sendiri diproyeksikan mampu menyumbang produk domestik bruto sebesar 15% dan menyerap lebih banyak tenaga kerja 1 . Lebih jauh, sektor pariwisata diyakini mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih tersebar di seluruh negeri ini.

Untuk mencapai target proyeksi sektor pariwisata tersebut dibutuhkan strategi yang tepat sasaran dan pengambilan keputusan yang cepat. Untuk mendukung hal tersebut data digital menjadi salah satu masukan dalam penyusunan strategi dan pengambilan keputusan oleh pimpinan. Local tourism dashboard menjadi salah satu solusi dalam menyajikan data pariwisata yang dapat menjadi bahan dalam penyusunan rencana strategis dan pengambilan keputusan oleh pimpinan.

Beberapa informasi yang disajikan dalam local tourism dashboard adalah :

  1. Mengetahui daerah asal (origin) wisatawan nusantara yang sering mengunjungi daerah tujuan (destination);
  2. Mengetahui kapan para wisatawan nusantara dari daerah asal (origin) melakukan perjalanan ke daerah tujuan (destination). Informasi ini biasa digunakan untuk menentukan waktu terbaik melakukan promosi kepada target market;
  3. Mengetahui profil wisatawan nusantara dari daerah asal (origin) seperti jenis kelamin, kategori umur, dan perefensi jenis wisata. Informasi ini biasa digunakan untuk
  4. Mengetahui Length of stay (LoS) atau durasi tinggal wisatawan nusantara selama berada di daerah tujuan (destination). Dari informasi tersebut salah satu contoh pengambilan keputusan pimpinan adalah terkait dengan strategi promosi mereka terhadap pariwisata daerahnya, berikut hal – hal yang dapat dilakukan berdasarkan informasi yang ada dalam local tourism dashboard :
  5. Menentukan target market daerah asal (origin) wisatawan nusantara yang akan disasar berdasarkan tren daerah asal (origin) wisatawan nusantara yang paling sering berkunjung ke daerah tujuan (destination);
  6. Menentukan waktu promosi atau campaign yang tepat berdasarkan tren waktu kedatangan wisatawan nusantara;
  7. Menentukan konten promosi atau campaign berdasarkan profil wisatawan nusantara yang dituju seperti misalnya konten promosi untuk anak – anak muda atau dewasa;
  8. Menentukan paket wisata yang menarik berdasarkan preferensi wisatawan nusantara yang berkunjung dan berdasarkan durasi tinggal mereka di daerah tujuan (destination).

Dengan demikian strategi promosi atau campaign yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien serta terukur.


Referensi:
1 https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3650849/industri-pariwisata-indonesia-kian-meningkat-pesat

Artikel Lainnya

Restarting Tourism Industry In The Age Of Covid-19 Pandemic

How Mobile Positioning Data provides needed insights for the decision ...

Read more
Helping Indonesia Measure Tourism And Achieve Sustainable Development Goals

Mobile Positioning Data (MPD) Case Study - In Collaboration with Ministry ...

Read more
Benchmark Pemanfaatan Mobile Positioning Data

  1. BELANDA, Melalui kontrak dengan pihak ketiga, Stat ...

    Read more
Dukungan Teknologi Mobile Positioning Data Untuk Sektor Kepariwisataan

Penggunaan teknologi digital Mobile Positioning Data (MPD) untuk pengh ...

Read more